Mempawah Target Juara MTQ Provinsi

  • BY DAVID
  • ON 02 FEBRUARI 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_5332720382_TC_MTQ_2018_Berita.jpgMEMPAWAH, HUMAS – Setelah berlangsung selama tujuh hari sejak 25 Januari lalu, pemusatan pelatihan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Kabupaten Mempawah tahap pertama ditutup, Rabu (31/1). Penutupan dilakukan langsung Bupati Ria Norsan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Mempawah. Pemusatan pelatihan dilakukan untuk mempersiapkan kafilah Mempawah mengikuti ajang MTQ XXVII tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Mempawah pada 14-21 April mendatang. Bertindak sebagai tuan rumah, Ria Norsan mencanangkan target predikat juara umum. “Pada MTQ XXVI tingkat Provinsi di Kabupaten Kubu Raya dulu, kita melihat Kubu Raya mampu keluar sebagai juara umum. Untuk itu kami pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mempawah berharap para pelatih dan kafilah dapat berjuang untuk mengharumkan nama Kabupaten Mempawah dengan menjadi juara umum MTQ XXVII tingkat Kalimantan Barat di Mempawah,” kata Norsan berharap. Norsan menuturkan, setelah hanya menjadi juara kedua di MTQ XXVI di Kabupaten Kubu Raya dua tahun lalu, pihaknya fokus menyiapkan kafilah Mempawah agar mampu meningkatkan prestasi menjadi juara umum. Keseriusan itu dibuktikan dengan mendatangkan sejumlah pelatih tingkat nasional dan provinsi untuk membantu pelatih kabupaten melatih kafilah Mempawah. Pemerintah daerah, menurut dia, juga akan mengirimkan peserta cabang khattil atau kaligrafi Quran Mempawah berguru ke Lembaga Kaligrafi Quran (Lemka) di Sukabumi, Jawa Barat. “Pemusatan pelatihan ini kita adakan untuk tahap pertama. Nanti yang kedua akan digelar mendekati pelaksanaan perlombaan,” ujarnya mengungkapkan. “Harapan kita mudah-mudahan jika pelatih dan anak-anak sudah maksimal, maka hasilnya juga maksimal sesuai yang diharapkan,” ia melanjutkan. Secara khusus, Norsan menjanjikan bonus pribadi kepada qari dan qariah yang mampu meraih medali emas, perak, dan perunggu. Bonus tersebut di luar hadiah dari panitia dan pemerintah daerah. “Insya Allah secara pribadi kami akan menambah bonusnya. Jadi mudah-mudahan nanti anak-anakku bisa berhasil dalam perjuangannya. Yang penting latihan terus dan jangan malu bertanya,” ucapnya memotivasi. Koordinator Pelatih Kafilah MTQ Kabupaten Mempawah, K.H. Tusirana Rasyid, mengungkapkan pelatihan diikuti 48 orang personel kafilah. Tim pelatih kafilah berasal dari tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten dengan jumlah 23 orang. Tusirana yang menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mempawah ini memaparkan, pemusatan pelatihan kafilah Mempawah dilakukan dengan sistem kategori, yakni kategori A, B, dan C. Ia menerangkan, kategori A yang diisi 20 peserta ditargetkan meraih emas. “Jadi kalau 20 orang ini bertahan, berarti 20 emas,” ujarnya. Meski begitu, Tusirana mengatakan peserta dari kategori lain juga tetap berpeluang meraih prestasi. “Masih ada kesempatan untuk meningkatkan yang B menjadi A. Para pelatih sudah memprediksi,” tuturnya. Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kabupaten Mempawah, Ismail, mengatakan kafilah Mempawah mengalami progres signifikan usai menjalani pemusatan pelatihan selama tujuh hari. Ismail mengungkapkan, kafilah Mempawah akan mengikuti semua cabang perlombaan di MTQ XXVII. “Kita ikuti semua cabang dan golongan,” ujarnya. Meski telah mengalami kemajuan, Ismail menyatakan kafilah tetap harus melakukan pemantapan-pemantapan, baik dengan guru maupun secara mandiri sesuai cabang dan golongan masing-masing. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah