47 Siswa Ikut Lomba Bercerita

  • BY DAVID
  • ON 21 MARET 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_3461239707_Lomba_cerita_Berita.jpgMEMPAWAH, HUMAS – Dinas perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mempawah menggelar lomba bercerita tingkat sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Mempawah. Digelar selama dua hari, 20-21 Maret, lomba diikuti 47 peserta dari 9 kecamatan se-Kabupaten Mempawah. Para peserta tampil membawakan cerita rakyat Kalimantan Barat. Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Ignasius IK, berharap pelaksanaan lomba semakin meningkatkan minat dan semangat membaca para siswa. "Dengan membaca, berbagai pengetahuan akan didapat. Semoga dengan adanya lomba ini minat anak-anak untuk membaca semakin baik," ujarnya berharap. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, mengungkapkan pesatnya kemajuan ilmu dan teknologi saat ini membawa dampak positif dan negatif bagi manusia. Jika tidak disikapi secara arif, dampak negatif kemajuan teknologi akan dirasakan para orang tua anak sekaligus. Salah satunya dampak penurunan minat belajar dan membaca anak. “Salah satu yang sangat nyata dan meresahkan saat ini adalah menurunnya minat baca pada anak-anak usia sekolah karena lebih memilih waktu untuk bermain gawai Android dan lain sebagainya,” Ismail menyebut. Bercerita dengan media buku, Ismail menuturkan, menjadi stimulasi yang efektif bagi anak-anak. Karena saat itu minat baca anak mulai tumbuh. Minat itulah yang harus diberi lahan yang tepat, antara lain melalui kegiatan bercerita. Ismail mengutip ungkapan “buku adalah gudang ilmu dan membaca adalah kuncinya”. “Sehubungan dengan ungkapan tersebut masyarakat kita khususnya anak-anak sejak dini harus ditingkatkan minat bacanya karena melalui membaca seolah-olah kita telah membuka jendela dunia,” ujarnya berpesan. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani, berharap lomba bercerita membangun budaya membaca dan kecintaan terhadap budaya lokal berupa cerita-cerita daerah. Menurut Johana, kaum muda saat ini telah diterpa berbagai budaya dan informasi dari dunia luar. Sehingga kita dari perpustakaan daerah terus berusaha menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa melalui dunia literasi. Salah satunya dengan menanamkan minat baca sejak dini dengan cerita dan budaya lokal yang ada,” kata Johana menerangkan. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah