Desa Sungai Rasau Jadi Tempat Deklarasi Siaga OPT 2018

  • BY DAVID
  • ON 31 OKTOBER 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_6401667533_OTP_Web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO – Pj Sekda Kabupaten mempawah, Ismail mewakili Plt Bupati Mempawah turut hadir dalam kegiatan deklarasi petani kawasan organik dan siaga Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) 2018 yang dipusatkan di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa (30/10) pagi di Halaman Mesjid Nurul Iman.

Kegiatan yang diadakan oleh Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak ini juga turut dihadiri Direktur Perlindungan Perkebunan, Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI, Dudi Gunadi dan Kepala BPTP Pontianak, Sajarwadi.

Di dalam sambutannya Ismail mengatakan, “Pemkab Mempawah sangat menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini, karena bersifat ramah lingkungan dan apabila terus dikembangkan akan menghasilkan produk dengan nilai jual tinggi. Dan Pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Mempawah,” ujar Ismail.

Ismail mengungkapkan, menurut UU Nomor 12 Tahun 1992 tentang sistem budidaya tanaman menyatakan bahwa perlindungan tanaman dilaksanakan dengan sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT), dan terlaksananya adalah menjadi tanggung jawab masyarakat dan Pemerintah. Usaha budidaya tanaman memerlukan pengendalian OPT terpadu, agar serangan OPT tidak menimbulkan kerugian yang besar bagi petani,” ujarnya.

Ismail pun memaparkan, berdasarkan data statistik tahun 2017, Kabupaten Mempawah memiliki areal perkebunan seluas 52.304 Ha. Dengan luas tanam komoditas kelapa yang telah diusahakan petani seluas 19.644 Ha. Maka potensi komoditas kelapa sangat dominan dan memberikan prospek yang baik untuk terus dikembangkan. “Artinya perkebunan kelapa sudah menjadi sumber penghasilan utama masyarakat Kabupaten Mempawah,” tuturnya.

Oleh karena itu, “menurut saya tidak ada salahnya jika komoditas perkebunan organik di Kabupaten Mempawah diarahkan pada pengembangan komoditas kelapa. Tanaman kelapa juga dikenal sebagai tree of life, dikarenakan seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan. Seperti kawasan organik yang akan dialokasikan di Desa Sungai Rasau ini, nantinya akan mendorong petani peserta untuk dapat menciptakan produk – produk kreatif yang berasal dari kelapa,” pungkasnya mengakhiri. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah