Diskominfo Mempawah Gelar Sosialisasi dan Pembentukan KIM di Kecamatan Sadaniang

  • BY DAVID
  • ON 07 OKTOBER 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_9090906382_KIM_Web.jpg

Mempawah, Diskominfo - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mempawah melalui Bidang Komunikasi dan Informatika menggelar Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Sadaniang, Selasa (2/10).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rudi, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Iqbal Suparta, Camat Sadaniang, Sukardy, serta perwakilan dari 6 desa yang ada di Kecamatan Sadaniang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rudi mengatakan, KIM dibentuk dengan maksud untuk meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, ketrampilan, dan kearifan yang mendorong berkembangnya motivasi masyarakat dalam berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Melihat kondisi kemajuan dalam informasi dan teknologi saat ini, menurutnya sudah selayaknya kebutuhan akan jaringan internet sudah bisa diakses sampai di desa-desa. Dan merupakan kewajiban kita bersama, sehingga terbentuknya KIM ini dapat sebagai deteksi awal potensi kerawanan informasi yang menyesatkan atau informasi tidak benar di dalam masyarakat. Selain itu, untuk mengejar pertumbuhan ekonomi di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) maka, pembangunan infrastruktur juga harus dibangun.

“Ada 3 kebutuhan dasar yang harus dibangun yakni, jalan, listrik dan jaringan internet. Seandainya 3 kebutuhan dasar tersebut sudah terpenuhi maka, potensi-potensi dan pemberdayaan yang ada di desa-desa dapat diexpos keluar daerah, seperti sektor pertanian, perikanan dan pariwisata, ” ungkapnya.

Ia menambahkan, melihat kondisi jaringan internet saat ini, dari 107 menara tower yang ada di Kabupaten Mempawah di kecamatan Sadaniang baru memiliki 1 menara tower.

“Bagaimana penyebaran internet akan masuk ke desa-desa kalau towernya Cuma 1. Jadi, sudah merupakan kewajiban Pemerintah Provinsi untuk membantu Pemerintah Kabupaten, mereka akan membantu penjaringan BTS di daerah yang termasuk 3T. Namun dengan catatan lokasi yang akan dibangun sudah clear atau tidak ada masalah,” ujarnya.

Tahun ini pihaknya sudah mengusahakan jaringan internet sampai ke Sadaniang, yaitu bekerjasama dengan PT ICON + dengan memasang Fiber Optik melalui jalur-jalur tiang listrik PLN.

“Jadi, selama ada tiang listrik jaringan internet akan bisa di akses, sedangkan untuk desa-desa yang belum dilewati jalur tiang listrik bisa menggunakan satelit mangoesky,” jelasnya.

“Seandainya di desa-desa nantinya sudah terbentuk KIM, ada 2 program dari Diskominfo yang akan terus berlanjut yaitu, desa wajib mempunyai website harus ada perangkat data base di desa atau data khusus untuk desa, dan pengadaan jaringan internet, syaratnya yaitu di dalam penyusunan APBDES wajib dimasukan anggaran untuk pengadaan internet. Jadi, saya berharap tahun 2019 ini minimal 1 desa sudah terbentuk 1 KIM” ujarnya.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Iqbal Suparta mengatakan, KIM adalah lembaga komunikasi perdesaan yang dibentuk oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif, yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

Tujuan KIM pada umumnya adalah sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat.

Selain itu, juga sebagai mediator komunikasi dan informasi Pemerintah dan pembangunan secara timbal balik dan berkesinambungan.

Lanjut Iqbal, arah dari program KIM adalah untuk mensinergikan kegiatan masyarakat dengan penggunaan Teknologi Komunikasi dan Informasi (TIK), yang berupa sosialisasi, pelatihan kepada masyarakat tentang penggunaan TIK, pemanfaatan perangkat TIK, pembuatan media informasi masyarakat, serta menjembatani dan menjalin kerjasama dengan pemerintah dan pengusaha tentang pemanfaatan TIK kepada masyarakat.

“Setelah KIM terbentuk peran Pemerintah Daerah adalah menyelenggarakan pengembangan dan pemberdayaan lembaga komunikasi sosial di tingkat Kabupaten dalam bentuk koordinasi dan fasilitasi seperti, bimbingan teknis, pengembangan model, penyelenggaraan jaringan komunikasi, sarana dan prasarana, workshop, penyediaan bahan-bahan informasi, simulasi aktivitas, kompetisi, serta studi banding,” terangnya.

Setelah menggelar sosialisasi dan pembentukan KIM di Kecamatan Sadaniang, selanjutnya Diskominfo Kabupaten Mempawah juga telah menjadwalkan kegiatan tersebut di 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah