DPRD Sahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019

  • BY DAVID
  • ON 03 SEPTEMBER 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_7365414246_APBD_Prubahan_Web.jpg

Mempawah, Diskominfo - Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri Sidang Paripurna pendapat akhir Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019. Setelah melewati proses yang panjang, akhirnya DPRD mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Mempawah Tahun 2019, Senen (2/9) di Ruang Sidang DPRD Mempawah.

Erlina mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua DPRD, wakil-wakil ketua serta seluruh anggota Dewan yang terhormat yang telah membahas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD tahun Anggaran 2019 yang telah sampaikan sejak hari senin tanggal 26 Agustus 2019 yang lalu.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini menjadi catatan amal kebaikan dalam kita membangun bangsa yang kita cintai ini. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan bahwa APBD Perubahan paling lambat 3 bulan sebelum berakhirnya tahun Anggaran sudah harus kita sepakati bersama,” ujarnya.

Dengan telah di sepakati bersama, maka proses selanjutnya Rancangan Peraturan Daerah beserta dokumen pendukung segera disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Barat untuk Proses Evaluasi yang memakan waktu sesuai ketentuan paling lama 14 hari kerja.

Erlina menambahkan, sebagaimana telah disepakati bersama APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 ini total pendapatan sebesar Rp.1.043.955.641.008,00 (Satu Triliun Empat puluh tiga milyar Sembilan ratus lima puluh lima juta enam ratus empat puluh satu ribu delapan rupiah). Naik sekitar Rp.27.512.125.908 (dua puluh tujuh milyar lima ratus dua belas juta seratus dua puluh lima ribuSembilan ratus delapan rupiah) atau sekitar 2,71 persen dari besaran pendapatan pada APBD induk Tahun Angaran 2019 sebesar Rp.1.016.443.515.100 (Satu Triliun enam belas milyar empat ratus empat puluh tiga juta lima ratus lima belas ribu seratus rupaih).

Sedangkan, belanja setelah perubahan sebesar Rp.1.083.214.395.561,11 (Satu Triliun delapan puluh tiga milyar dua ratus empat belas juta tiga ratus Sembilan puluh lima ribu lima ratus enam puluh satu rupiah sebelas sen) dengan demikian tambahan belanja lebih besar dari pada tambahan pendapatan, yaitu belanja menambah sekitar Rp.57,1 milyar atau 5,57 persen. Sedangkan pendapatan hanya bertambah sebesar Rp. 27,5 milyar atau 2,71 persen. “Maka, untuk menutupi kekurangannya kita menggunakan sisa lebih Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp.39,25 milyar,” terangnya.

Pimpinan, anggota Dewan yang terhormat serta hadirin yang berbahagia Inilah potret kemampuan keuangan kita dalam Tahun Anggaran 2019 dan dari sinilah dapat menggambarkan salah satu indikator kemandirian daerah kita.

Jadi tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelum, oleh karena itu dalam pidato pengantar nota perubahan yang lalu maupun dalam jawaban atas pemandangan umum dewan yang terhormat saya menekankan untuk tahun-tahun kedepan konsentrasi kita pada bidang pendapatan mari kita bersama-sama dengan segala upaya, pemikiran dan do’a untuk meningkatkan pendapatan daerah karena saya rasakan selama ini antara yang mikirkan bagaimana meningkatkan pendapatan dengan yang bagaimana memikirkan untuk menggunakan uang itu tidak seimbang jauh lebih banyak tukang mikir bagaimana menggunakan uang.

Gambaran untuk APBD mendatang Tahun Anggaran 2020 kita dengan segala perhitungan saya lihat draftnya Pendapatan Asli Daerah kita baru mampu menaikan 5,4 milyar yang dalam perubahan APBD perubahan total PAD 80,13 milyar rencana draft RAPBD 2020 berkisar 85,05 milyar, sementara kebutuhan pengeluaran cukup meningkat besar. “Maka saya sudah arahkan TAPD yang diketuai saudara sekretaris Daerah bagaimana dengan pendapatan yang terbatas tetapi pembangunan prioritas untuk kepentingan masyarakat dapat terpenuhi,” ucap Erlina.

Untuk sementara, penghematan belanja OPD salah satu yang saya kendalikan langsung pengeluaran perjalanan dinas keluar daerah provinsi untuk Tahun 2019. Surat perintah tugas untuk esselon dua dan esselon tiga langsung ditanda tangani oleh Bupati dan saya dalam hal ini sangat selektif tidak semua surat perintah tugas esselon dua dan esselon tiga yang naik dengan saya langsung disetujui dan ditandatangani.

“Akan tetapi, saya akan mempertimbangkan apakah perjalanan dimaksud benar-benar urgen untuk kepentingan tugas dan tetap saya seleksi terhadap jumlah yang berangkat ini tidak lain saya lakukan untuk penghematan dana, dan Tahun Anggaran 2020 direncanakan sampai esselon empat surat perintah tugasnya ditanda tangani oleh Bupati,” ujar Erlina.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Erlina berpesan kepada seluruh SKPD sebagai pelaksana program kegiatan oleh karena sisa waktu sejak diberlakukannya APBD perubahan (1 oktober 2019 ) sampai akhir tahun (31 Desember 2019)tersisa 92 Hari kalender dan hanya tersisa 64 hari kerja sedangkan 28 hari merupakan hari libur sabtu/minggu termasuk libur natal dan cuti bersama hari raya natal, dengan sisa 64 hari kerja maka sejak disetujui hari ini segera mengambil langkah untuk ancang-ancang perencanaan khususnya pada kegiatan fisik jangan sampai sudah masuk pertengahan oktober baru bergerak.

Sekali lagi saya mohon perhatian masalah ini. Pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat serta seluruh masyarakat yang dapat mendengarkan sambutan saya ini melalui siaran radio saya selaku pimpinan eksekutif mohon maaf baru ini yang dapat kami perbuat.

“Sejak 14 April 2019 pimpinan pemerintah ini saya pegang sebagai amanah dari masyarakat, saya menyadari masih banyak harapan masyarakat yang belum terpenuhi,  insya’ Allah untuk tahun-tahun kedepan saya dengan jajaran eksekutif secara bersama-sama dewan yang terhormat akan bekerja keras untuk perbaikan ini,” tuturnya mengakhiri. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah