Masyarakat Kalbar Berbangga

  • BY DAVID
  • ON 06 JULI 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_418761810_STQ_Web1.jpg

SELEKSI Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXV Tahun 2019 Kalimantan Barat resmi ditutup oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin di Taman Alun-alun Kapuas, Kota Pontianak, Jumat (5/7) malam.

Masyarakat Kalbar patut berbangga. Dua kesuksesan telah diraih. Sukses sebagai tuan rumah maupun sukses dalam prestasi. Soal lokasi acara jangan ditanya lagi. Semua kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia acung jempol. Seluruh masyarakat memuji. Mengaji di pinggir sungai terpanjang di Indonesia, Sungai Kapuas dan di titik nol derajat, di tugu Khatulistiwa menjadi lokasi yang sangat istimewa. Tak terlupakan.

Apalagi, mimbarnya dibuat sangat khas. Di Taman Alun Kapuas berbentuk tanjak, lambang kewibawaan masyarakat Melayu yang dipakai di kepala. Sementara di Tugu Khatulistiwa didesaian dengan bola dunia. Kata istilah anak zaman now, Instagramable.

Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih tak terhingga kepada Pemerintah Provinsi Kalbar, serta Kota Pontianak sebagai tuan rumah. Termasuk kepada seluruh masyarakat di bumi khatulistiwa yang telah memberikan sumbangsih serta kontribusi yang baik dalam menyukseskan kegiatan ini. "Terima kasih karena sudah menjadi tuan rumah yang baik," katanya.

Berbicara sukses prestasi, masyarakat Kalbar pun perbangga. Kafilah Kalbar berhasil meloloskan empat finalis dan tiga juara harapan. Dimana prestasi serupa terakhir pernah diraih Kalbar di tahun 1968.

Dalam STQ Nasional kali ini, Kalbar mampu menduduki peringkat kelima se-Indonesia. Dengan menyumbangkan satu medali emas (juara pertama), dari cabang Tahfizh 30 Juz Putri atas nama Rohidah. Lalu satu medali perak (juara kedua), diraih Malika Khaira Khalqillah di cabang Tilawah Anak-anak Putri. Dan dua medali perunggu (juara ketiga), atas nama Faturrahman di cabang Tahfizh 10 Juz Putra dan Fuady Farid Albari di cabang Tahfizh Hadits 100 dengan Sanad Putra.

Sementara untuk juara umum (pertama) diraih Provinsi DKI Jakarta, kedua Provinsi Banten, Ketiga Sumatera Utara dan keempat Sulawesi Tenggara. Untuk peringkat kelima sendiri, selain Kalbar juga diraih Provinsi Jawa Tawa Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalbar Sutarmidji merasa berayukur Kalbar mampu meraih beberapa juara di beberapa cabang yang diikuti. Terutama di cabang Tahfizh 30 Juz Putri yang menjadi satu-satunya peringkat pertama yang di raih dalam STQ kali ini.

Dengan adanya prestasi tersebut menurutnya akan semakin meyakinkan program yang digagas LPTQ Kalbar dapat terwujud. Dimana ia sendiri selaku ketua umum LPTQ Kalbar menargetkan dalam lima tahun ke depan mampu melahirkan 5.000 hafiz dan hafizah se-Kalbar. (bar)  

Tags Terkait

Pemkab Mempawah