Mendu Hadir Kembali di Mempawah Expo

  • BY DAVID
  • ON 03 AGUSTUS 2017

Berita NanikMEMPAWAH, HUMAS ? Selain menjadi ajang sosialisasi hasil-hasil pembangunan dan promosi produk-produk daerah, Mempawah Expo juga menjadi sarana pertunjukan kesenian lokal dan daerah. Dari sebanyak 24 pengisi hiburan yang dirilis panitia, lebih dari separuhnya adalah hiburan kesenian dan kebudayaan daerah. Terkait hal itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Nanik Sawitri, menegaskan pihaknya sengaja memberikan ruang lebih kepada para artis, seniman, dan pelaku budaya daerah. Menurut dia, masyarakat juga perlu mengetahui akan eksistensi para pelaku seni dan budaya tempatan. ?Kita banyak menampilkan kesenian budaya lokal. Termasuk di antaranya sanggar-sanggar binaan Dinas Dikporapar Kabupaten Mempawah. Tujuannya agar masyarakat mengetahui seni budaya yang ada di Kabupaten Mempawah,? tuturnya di Mempawah, Senin (31/7) lalu.

\n

Menurut Nanik, dengan adanya promosi, maka keberadaan dan eksistensi para pelaku seni daerah akan diketahui khalayak luas. Dengan begitu, jika ada pihak-pihak yang ingin melibatkan para pelaku seni budaya daerah dalam kegiatan-kegiatan yang bersangkutan, akan bisa berhubungan langsung dengan para pelaku seni tersebut. ?Panggung hiburan di Mempawah Expo ini adalah ajang di mana semua pihak akan bisa menyaksikan langsung performance atau aksi penampilan dari para artis, seniman, dan budayawan daerah,? ujarnya menjelaskan.

\n

Termasuk untuk menjaga eksistensi kesenian tradional, Panitia Mempawah Expo 2017 akan menghadirkan kesenian mendu di panggung hiburan Mempawah Expo. Dijadwalkan tampil pada Jumat (4/8) malam, mendu yang merupakan kesenian legendaris Kabupaten Mempawah akan menampilkan cerita tentang proses perubahan nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah. Nanik Sawitri menyatakan tampilnya mendu bakal menjadi pembeda pada pergelaran Mempawah Expo kali ini. Mempawah Expo, kata dia, menjadi ajang kembalinya mendu setelah selama beberapa tahun absen dari muka publik. ?Tahun ini kita akan menampilkan Mendu. Mendu itu cerita rakyat asli Mempawah. Mendu bertahun-tahun sudah tidak pernah dipertunjukkan,? ucapnya menerangkan. Nanik mengungkapkan durasi pementasan mendu selama sekitar 1,5 jam. (Rio)

Tags Terkait

Bupati Mempawah