Menteri BUMN Canangkan Proyek SGAR di Desa Bukit Batu

  • BY DAVID
  • ON 06 APRIL 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_4292717903_SGAR_Web.jpg

MEMPAWAH, DISKOMINFO – Pencanangan Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) dilakukan langsung oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, Jumat (5/4) di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Turut dihadiri sejumlah pejabat negara diantaranya Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Anggota Komisi VII RI, Katherine A Oendoen, Maman Abdurahman, Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, Jajaran SKPD Kabupaten Mempawah, Pejabat PT Antam dan PT Inalum serta tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit.

Menteri BUMN, Rini Sumarno mengatakan, pencanangan proyek SGAR ini merupakan kerjasama PT Inalum dan PT Antam.

“Tadi Wakil Gubernur telah mengatakan bahwa sejak pertama kali menjabat, Bupati beserta jajarannya terus mendorong dan mengupayakan SGAR ini. Dan merupakan komitmen President  Joko widodo dengan melakukan hilirisasi di Mempawah untuk bauksit menjadi aluminium. Alhamdulilah, pada hari ini pencanangan proyek pembangunan SGAR di Desa Bukit Batu dapat dilaksanakan,” kata Menteri BUMN.

Rini menjelaskan, pada kenyataannya kita punya bauksit, tapi kita masih import terus aluminium.  Dengan dibangunnya SGAR ini diharapkan nantinya kita bisa mengolah dari bauksit menjadi aluminium.

“Insya Allah, klo di mempawah nanti bisa memproduksi aluminium, maka kita tidak akan import lagi. Sehingga kita bisa menghasilkan devisa serta menjaga devisa kita tidak keluar. Dan pada akhirnya kita bisa memproduksi dari bauksit menjadi aluminium semua di Indonesia, tidak butuh orang lain lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Rini berharap dukungan dari seluruh masyarakat dan regulator Provinsi Kalbar dan khususnya yang ada di Kabupaten Mempawah untuk mensukseskan pembangunan proyek SGAR ini.

“Kalau dalam dua tahun proyek tahap 1 ini selesai, langsung pengerjaannya ke tahap 2 nantinya sehingga ditargetkan produksinya bisa mencapai 2 juta ton. Makanya kami mohon doa dan dukungan masyarakat Mempawah,” imbaunya.

Selain itu, Rini menambahkan mengapa hilirisasi ini penting dibangun, oleh karena Presiden Joko Widodo menekankan bahwa bahan mentah itu jangan langsung diekspor tetapi, harus ada proses selanjutnya. Karena dari proses lanjutan ini, akan memberikan manfaat terhadap masyarakat setempat.

“Manfaat dengan adanya pembangunan ini kita harapkan masyarakat mendapatkan pekerjaan, juga bagaimana kita dapat meningkatkan pendidikan. Disini kita harus menyiapkan masyarakat mempawah untuk mampu menjadi karyawan – karyawan yang kompeten untuk memproduksi bauksit menjadi aluminium,” ujar Rini.

Bahkan, Rini berpesan kepada direktur PT Inalum dan PT Antam agar didirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Mempawah untuk menyiapkan agar masyarakat mampu menjadi karyawan di SGAR.

“Karena, seperti yang selalu diingatkan Presiden bahwa, tujuan dari BUMN adalah bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Akan tetapi, bagaimana kita bisa memberikan kesejahteraan dan kemakmuran kepada masyarakat setempat dimana kita beroperasi. BUMN ini adalah milik rakyat, berarti kita harus menjaganya untuk selalu sehat dan memberikan manfaat sampai anak cucu kita kedepannya itu yang paling utama,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah Gusti Ramlana mengatakan, pencanangan SGAR ini merupakan wujud nyata bahwa telah dimulainya hilirisasi industri yang bertujuan agar Kabupaten Mempawah mendapatkan nilai tambah dari hasil yang kita lakukan ini.

”Antara lain akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kedepannya untuk CPO juga, akan kita minta untuk dihilirisasi,” ucap Ramlana.

Ramlana menyebut, Pemkab sangat mendukung pembangunan ini dengan menciptakan suatu kondisi, baik itu menyangkut regulasi, memfasilitasi keperluan juga kegiatan perusahaan pihaknya selalu dilibatkan.

“Hilirisasi ini memang selalu kami dorong dengan Menteri – Menteri untuk segera dilakukan dan tinggal satu lagi tugas saya yaitu, untuk dapat menyelesaikan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ungkap Ramlana.

Ramlana berharap, dengan semakin bergeliatnya Kabupaten Mempawah untuk membangun, harapannya kepada masyarakat agar bersama – sama dapat memberikan peran yang terbaik dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Mempawah ini.

“Untuk itu, didiklah anak – anak kita agar lebih cerdas dan mempunyai keahlian supaya bisa bekerja, berdaya saing dalam menghadapi teknologi yang canggih di masa sekarang,” pungkasnya.(Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah