Pemkab Mempawah Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2020

  • BY DAVID
  • ON 07 MARET 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_3163502116_Musrenbang_Web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO – Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mempawah, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mempawah tahun 2020, di Aula Kantor Bupati Mempawah, Selasa (5/3).

Dibuka langsung Gubernur Kalbar, H Sutarmidji dan turut dihariri beberapa pejabat provinsi, jajaran OPD Kabupaten Mempawah, Camat serta Kepala Desa di lingkungan Pemkab Mempawah.

Bupati Mempawah, Gusti Ramlana mengatakan, Musrenbang ini bertujuan menyusun RKPD Kabupaten Mempawah tahun 2020. Sebagai dasar Penyusunan Rancangan Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020.

“Musrenbang ini merupakan transisi dokumen perencanaan dari capaian RPJMD tahun 2015-2019. Pada masa kepemimpinan Ria Norsan dan dilanjutkan saya,” ucap Ramlana.

Ramlana sangat berterima kasih atas kinerja pembangunan yang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah selama lima tahun ini. Meskipun masih banyak kritikan dan saran dari berbagai lapisan masyarakat, ini merupakan evaluasi buat kita dalam menyusun rencana pembangunan untuk lima tahun kedepan.

”Dalam Musrenbang ini akan mengedepankan penjaringan aspirasi melalui partisipasi masyarakat. Baik itu kelompok maupun individu. “Karena dalam pembangunan, mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam menyampaikan rencana pembangunan di desa, sesuai dengan kondisi eksistensi Indeks Desa Membangun (IDM),” kata Ramlana.

Ramlana mengungkapkan pihaknya telah menetapkan tiga dari lima prioritas nasional yang akan menjadi arah pembangunan Pemkab Mempawah dimasa mendatang.

“Prioritas nasional pertama yakni pembangunan manusia melalui peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui usaha penuntasan wajib belajar 9 tahun. Peningkatan serta perbaikan prasarana dan sarana pendidikan, termasuk pula peningkatan mutu tenaga pendidik dan management pelayanan pendidikan,” ungkapnya.

Tidak hanya pendidikan, lanjut Ramlana pihaknya juga memperhatikan pembangunan bidang kesehatan yakni melalui usaha promotif, preventif,dan rehabilitatif. Untuk itu Pemkab Mempawah akan terus berusaha melaksanakan pembangunan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

“Termasuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya yang ada serta diusahakan untuk menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat untuk hidup sehat, melalui program usaha kesehatan berbasis masyarakat,” imbuh Ramlana.

Kemudian lanjut Ramlana, Prioritas nasional kedua yakni menguatkan konektivitas yang didukung oleh Pemerintah Daerah melalui pembangunan dan pembukaan akses jalan dibeberapa desa terjauh antara lain di kecamatan Sadaniang dan kecamatan Segedong yang didukung juga oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Selain itu, untuk sektor transportasi laut, pembangunan pelabuhan terminal kijing  juga sudah memasuki minggu ke-28. Dimana saat ini pembangunan sudah memasuki tahapan penimbunan platform sekitar 43 persen, clearing lahan sekitar 23 persen dari total luas lahan 43,38 Ha dan lahan yang belum dikerjakan masih sekitar 28 persen,” paparnya.

Terakhir, Ramlana mengatakan prioritas nasional ketiga yakni peningkatan nilai tambah ekonomi, dimana saat ini penyumbang PDRB terbesar di Kabupaten Mempawah didominasi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar Rp 1,786 Milyar. Yang diikuti dari sektor pengolahan.

“Namun, kami juga berharap sektor lain akan tumbuh sebagai multiplier effect seiring operasional pembangunan pelabuhan kijing yang mencakup sektor jasa, perdagangan, sektor konstruksi dan lainnya. Yang tentunya akan membawa kesejahteraan masyarakat, khususnya Kabupaten Mempawah,” tutup Ramlana. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah