Pemkab Targetkan 1.800 Ekor Sapi Bunting

  • BY DAVID
  • ON 06 MARET 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_1035747900_sapi_.2.jpgMEMPAWAH, HUMAS – Pemerintah Kabupaten Mempawah komit mencapai target Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2018. Targetnya sebanyak 1.800 ekor sapi menjalani inseminasi buatan (IB).  Kepala Seksi Produksi Peternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah, Sumiyanto, mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya percepatan swasembada daging yang dicanangkan pemerintah pusat. “Karena itu, kita bertekad menyukseskan program Upsus Siwab di Kabupaten Mempawah,” ujarnya di Mempawah pekan lalu. Sumiyanto mengungkapkan pelaksanaan program Upsus Siwab bertujuan mengakselerasikan percepatan target peningkatan populasi ternak dalam negeri khususnya sapi. Jika target yang dicanangkan pemerintah tercapai, maka swasembada daging akan terealisasi sesuai harapan. “Karena itu, saat ini kami berkonsentrasi untuk terus mengembangkan IB terhadap sapi-sapi betina milik peternak di Kabupaten Mempawah. Kami akan berupaya semaksimal mungkin,” ucapnya menegaskan. Sumiyanto bertekad merealisasikan target yang dipatok Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yakni 1.800 ekor sapi dalam program IB tahun 2018. Meski tak mudah, ia mengaku optimistis mencapai target tersebut. “Sebab itu kami pun mengharapkan peran aktif seluruh peternak di Kabupaten Mempawah untuk mendukung program ini. Jika mendapatkan dukungan semua komponen, kami yakin mampu tercapai.” Selain meningkatkan populasi sapi potong, Sumiyanto mengatakan Pemerintah Kabupaten Mempawah juga memperhatikan populasi sapi perah. Hanya saja, jumlah sapi perah yang diternakkan tidak sebanyak sapi potong. Menurut data, ujarnya, hanya terdapat 64 ekor sapi perah di Kabupaten Mempawah. “Satu-satunya lokasi peternakan sapi perah ada di Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh,” iamenyebut. “Melihat data itu, kami berpandangan pengembangbiakan sapi perah di Kabupaten Mempawah belum terlalu digemari peternak. Sebab biaya yang dibutuhkan sangat besar. Mulai dari kebutuhan pakan, kandang, serta alat perah dan pengolahannya,” tuturnya menambahkan. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah