Penduduk Kampung KB Tak Mesti Ber-KB

  • BY DAVID
  • ON 03 AGUSTUS 2017

Berita KB 2017MEMPAWAH, HUMAS ? Wakil Bupati Gusti Ramlana mencanangkan Desa Sungai Purun Kecil Kecamatan Sungai Pinyuh sebagai Kampung Keluarga Berencana di Kabupaten Mempawah tahun 2017. Pencanangan berlangsung di Balai Desa Sungai Purun Kecil, Senin (31/7). Menurut Ramlana, pencanangan Kampung KB di merupakan tindak lanjut dari program nawacita Presiden Joko Widodo yang telah diluncurkan pada 2016 lalu. ?Komitmen ini menjadi forum penting dalam mengimplementasikan sasaran strategis program kependudukan dan keluarga berencana,? ujarnya di sela pencanangan.

\n

Ramlana mengatakan salah satu tujuan kampung KB adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kampung serta mencapai program kependudukan dan keluarga berencana maupun sektor terkait lainnya. Dengan begitu diharapkan akan terwujud masyarakat kecil yang berkualitas. Ia menyebut kampong KB sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi cerdas dan kuat harapan bangsa. ?Maka, Kampung KB bukan sekadar membicarakan produk KB saja. Melainkan merealisasikan pembangunan secara menyeluruh,? ucapnya menjelaskan.

\n

Mendukung kampung KB, Ramlana mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membentuk kelompok kerja daerah atau District Working Group (DWG). DWG berfungsi sebagai fasilitator dan pembina dalam pelaksanaan program kampung KB di Desa Sungai Purun Kecil. Ia menambahkan, pemerintah daerah juga meluncurkan pojok kependudukan sebagai pusat informasi kependudukan di Desa Sungai Purun Kecil. Karena itu, pihaknya berharap peran aktif remaja desa untuk terus berinovasi mengisi dan mengelola pojok kependudukan. ?Karena hal itu sangat strategis dalam mendukung kemajuan program Kampung KB.?

\n

Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Barat, Gund Jamani, meluruskan pemahaman terkait penyebutan kampung KB. Hal itu, menurut dia, untuk menghindari kesalahan persepsi di masyarakat yang mengasumsikan seluruh penduduk di kampung KB haruslah ber-KB. Kampung KB, kata dia, mempunyai definisi miniatur pembangunan suatu daerah yang diletakkan di kampung atau desa. Karena program terkait berada di BKKBN, maka disebut kampung KB.  ?Program ini merupakan percepatan pembangunan di suatu kampung atau desa. Jadi dikatakan kampung KB bukan berarti seluruh penduduk harus ber-KB,? ia menerangkan.

\n

Gund mengibaratkan kampung KB sebagai miniatur pembangunan di daerah. Dia mencontohkan, Taman Mini Indonesia Indah, misalnya, menjadi miniatur seluruh daerah dan wilayah di Indonesia. ?Nah, kira-kira seperti itulah gambaran tentang kampung KB.?

\n

Di tahun 2016, Gund mengungkapkan, program pencanangan kampung KB ditargetkan 1 kabupaten terdapat 1 kampung KB. Kemudian pada tahun 2017 targetnya menjadi 1 kecamatan 1 kampung KB. Dan target pada tahun 2017 ini harus rampung pada Desember 2017. ?Sedangkan di tahun 2018 mendatang target kampung KB harus ada di semua desa miskin atau tertinggal di Kabupaten Mempawah. Setiap tahun target kampung KB terus kami tingkatkan,? tuturnya mengungkapkan.

\n

Menurut Gund, kampung KB bukan sekadar pencanangan. Melainkan tindak lanjut dari realisasi pembangunan di masyarakat. Karena itu, nantinya akan dilakukan evaluasi baik sebelum maupun setelah pelaksanaan pembangunan di kampung KB. Dengan sistem itu BKKBN dapat mengukur progres pencapaian kampung KB. ?KB hanya merupakan salah satu program yang harus ada dalam pelaksanaan kampung KB. Sedangkan program lainnya lebih pada lintas sektoral sesuai kebutuhan kampung KB itu sendiri. Maka, kami berharap asumsi masyarakat tentang kampung KB dapat diluruskan,? ia menegaskan.(Rio)

Tags Terkait

Bupati Mempawah