Peresmian PLTBm Pertama Di Kalbar Berkapasitas 15 MW

  • BY DAVID
  • ON 25 SEPTEMBER 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_1803764289_PLTBm_Web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang  Brodjonegoro bersama Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dan Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa (PLTBm), Senin (24/9) di Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

Pembangkit berkapasitas 15 MW ini diyakini bakal memperkuat pasokan listrik yang ada di Kalbar. PLTBnm ini merupakan yang pertama di Kalbar, dengan menggunakan bahan baku seperti cangkang kelapa sawit, kayu, sekam padi, tongkol jagung, ampas tebu, serbuk kayu, serta limbah pertanian lainnya.

“PLTBm yang dihasilkan tidak kecil, listrik ini mencapai 15 Mega watt, jadi ini bisa memperbaiki dan memperkuat pasokan listrik yang ada di Kalbar. Selain itu juga dengan adanya PLTBm yang terletak di Kabupaten Mempawah ini, akan menarik investor yang ingin menanamkan modalnya di Kalbar ini,” ungkap Bambang.

“Karena yang pertama - tama para investor tanyakan itu adalah pasokan listrik dan ini menjadi peranan penting bagi investor untuk menanamkan modalnya,” imbuhnya.

Bambang juga menyebutkan Bappenas siap memfasilitasi Pemprov Kalbar, untuk memaksimalkan layanan listrik bagi masyarakat di desa – desa tertinggal. “Jika layanan dasar listrik sudah bisa diberikan, maka status desa sudah bisa naik dan tidak ada lagi desa yang tertinggal. Sehingga akan berdampak terhadap akses kesehatan, pendidikan hingga ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Plt Bupati Mempawah, Gusti Ramlana mengatakan Pemkab Mempawah sangat mendukung pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Biomasa (PLTBm), ia mengatakan ada 3 Domain yang bertanggung jawab dalam pembangunan ini, yakni Pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Kali ini kita telah mulai memberikan peran kepada swasta dan masyarakat untuk ambil bagian dalam pembangunan ini. Saat ini kita sudah mulai berpola dengan memanfaatkan limbah dan inilah yang selalu saya jelaskan, bahwa sawit itu bukan hanya menghasilkan CPO , tetapi cangkang dari limbahnya juga masih bisa kita manfaatkan,” ujar Ramlana.

Kedepannya Ramlana juga berharap limbah dari PLTBm ini, seperti abunya juga dapat dimanfaatkan misalnya bisa diolah dalam pembuatan batako jadi semuanya bisa bermanfaat. Ramlana juga mengatakan mengundang perusahaan terkait hadir kembali di Kabupaten Mempawah, untuk menanamkan investasinya dalam berbagai bidang. Masih banyak infrastruktur yang kita perlukan seperti, air bersih, jalan, sarana dan prasarana sosial lainnya. Memang harus kita mulai terkait investasi di Kabupaten Mempawah. Klo sama saya tidak ada batasan waktu, kapan mereka mau ambil bagian tiap detik pun akan saya layani,” pungkas Ramlana. (Dvd)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah