Rakor dan Fasilitasi Restorasi Gambut Tahun 2018

  • BY DAVID
  • ON 28 SEPTEMBER 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_6342749589_Gambut_Web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO  – Memantapkan program kerjanya, Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Kalimantan Barat, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan fasilitasi Restorasi Gambut tahun 2018, Rakor yang diikuti 65 peserta itu turut dihadiri Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana Selasa, (25/9) di Wisata Nusantara Mempawah.

Di dalam sambutannya Ramlana mengucapkan terima kasih kepada TRGD yang telah mengikut sertakan daerah ini dalam program restorasi gambut tahun 2018. “Sebelumnya pada tahun 2017, ada 8 Desa di Kabupaten Mempawah yang masuk dalam program ini,” ungkap Ramlana.

Berdasarkan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, Kabupaten Mempawah memiliki luasan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) mencapai 122.743 hektar. Terdiri dari 80.833 hektar pada fungsi budidaya dan 41.860 hektar pada fungsi lindung.

“Apakah alasan gambut diciptakan Allah Ta’ala di Kalimantan ini, apakah sebagai anugerah atau semata – mata menjadi bencana. Jawabannya, kita harus yakin bahwa Allah Ta’ala menciptakan apapun itu pasti ada manfaatnya,” pendapat Ramlana.

Tantangan ke depan ada 3 hal utama yang menjadi perhatian kita bersama yakni, air, energi, dan pangan. “Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan ilmu dan pemahaman kepada peserta tentang potensi pengembangan dan pengolahan lahan gambut di lingkungannya masing – masing,” harapnya.

Sementara di tempat yang sama, Kabit Tata Lingkungan dan Penegakan Hukum Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Provinsi Kalimantan Barat, Sri Martini, S.H mengatakan, pihaknya sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipercayakan melaksanakan tugas pembantuan restorasi gambut tahun 2018 di Kalbar. “Maka melalui kegiatan Rakor dan Fasilitasi ini, kita ingin menyampaikan tentang informasi restorasi gambut di wilayah Kabupaten Mempawah. Untuk tahun 2018 ini ada 5 desa di 3 kecamatan di Kabupaten Mempawah yang akan ikut dalam serangkaian kegiatan restorasi,” ungkapnya.

Kegiatan berjumlah 65 orang ini diikuti oleh perwakilan desa dan kecamatan serta TNI/Polri dan BPBD. Dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, ir. Hj. Purwaningsing, M. Si, Dwi Raharjo S TP, M.P dan Duta Setiawan, S. Pt, M.Si. 

Tags Terkait

Pemkab Mempawah