Ramlana Berharap Petani Dapat Meningkatkan Hasil Panen

  • BY DAVID
  • ON 06 MARET 2019
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_9618620514_poktan_web.jpg

MEMPAWAH DISKOMINFO - Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana hadir dalam kegiatan panen raya padi yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Pilar Makmur, Desa Peniti Luar, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Minggu (3/3). Selain Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana acara panen raya padi Poktan Pilar Makmur juga  dihadiri Wagub Kalbar, H Ria Norsan, Kadis Pertanian Provinsi Kalbar, Kadis Pertanian Kabupaten Mempawah, Camat Siantan, Kades serta tokoh masyarakat.

Wagub Kalbar, H Ria Norsan mengatakan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Mempawah ini sangat menjanjikan. Semasa dirinya masih memimpin Kabupaten Mempawah, Norsan mengaku telah melakukan upaya pembinaan sektor pertanian. Yakni dengan melakukan program pembinaan yang stategis dan tepat sasaran.

“Sewaktu saya masih menjadi Bupati Mempawah, dari paret tok adam hingga paret latung para petani masih menggunakan padi lokal dengan hasil panen 2,5 ton/ha. Kemudian saya arahkan petani beralih menggunakan bibit unggul. Awalnya mereka menolak, namun setelah dicoba hasilnya meningkat 6 ton/ha. Alhamdulillah, petani pun tertarik untuk mengembangkannya,” ungkap Norsan.

Norsan menyebut, pihaknya akan selalu mendorong dan mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah ini. Selain itu ia juga meminta kepada Dinas Pertanian untuk melakukan pembinaan kepada petani, khususnya kepada Poktan Pilar Makmur ini.

“Karena lahan yang ada sudah sangat bagus sekali, makanya harus kita bina untuk mengarah pada pertanian yang modern,” ujarnya.

Norsan juga mengungkapkan metode modern ini sangat penting, guna meningkatkan hasil panen. Karena di luar Negeri, rata-rata petani sudah menggunakan metode modern. “Petani di luar Negeri sangat luar biasa, mereka semua sudah menggunakan metode alat tani yang modern dalam bertani, sehingga hasilnya sangat luar biasa,” ungkap Norsan.

Norsan menuturkan jika satu hektar bisa menghasilkan 5 ton gabah kering, maka satu tahun bisa menghasilkan 15 ton. Apalagi ini lahannya saja ada 600 hektar.

“Seandainya 1 hektar saja bisa menghasilkan gabah kering 5 ton, maka 1 ton bisa memperoleh 15 ton gabah kering. Apalagi dengan lahan yang ada sekitar 600 hektar ini, bisa mendukung ketahanan pangan kita,” imbuhnya.

Selain itu, Norsan juga berharap agar masyarakat dapat mempertahankan lahannya, jangan sampai lahan yang sudah bagus ini diambil untuk dijadikan bangunan atau perkebunan sawit dan lain sebagainya.

Sementara itu di tempat yang sama Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana berharap agar petani tetap konsisten meningkatkan hasil panen untuk mendukung ketahanan pangan.

“Saya harap petani dapat melakukan penanaman dengan metode-metode modern yang bisa meningkatkan hasil panen. Guna mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya yang ada di Kabupaten Mempawah,” ujar Ramlana.

Ramlana menuturkan bahwa padi lokal yang ditanam petani, sekiranya bisa menjadi padi unggul. Dalam hal ini tentu adanya perlu metode-metode, agar bisa meningkatkan kualitas panen.

“Oleh karena usaha pertanian ini akan selalu kita efektifkan, khususnya usaha tani padi. Dan ini merupakan upaya dari pihak kami untuk memajukan sektor pertanian,” pungkasnya. (Dvd)    

Tags Terkait

Pemkab Mempawah