Safari Fajar Terakhir Sekda Mochrizal

  • BY DAVID
  • ON 12 FEBRUARI 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_1925690810_Safar_mochrizal_Berita.jpgMEMPAWAH, HUMAS – Kegiatan safari fajar Pemerintah Kabupaten Mempawah di Masjid Nurul Iman, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (9/2), menjadi safari fajar terakhir bagi Sekretaris Daerah Mochrizal. Mochrizal segera melepaskan jabatannya karena akan ikut dalam kontestasi pemilihan kepala daerah Kabupaten Mempawah tahun 2018. Mochrizal merupakan Bakal Calon Wakil Bupati Mempawah yang berpasangan dengan Rudhy Bachtiar. Keduanya menggunakan jalur perseorangan. “Mari kita pupuk dan pererat silaturahmi antarsesama. Karena menjalin silaturahmi merupakan perintah dari Allah Taala,” kata Mochrizal dalam amanatnya. Bahkan, Mochrizal meneruskan, Allah Taala menjanjikan pahala dan ganjaran bagi setiap umat Islam yang selalu menjaga silaturahmi. Ganjaran di dunia yakni dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki, dan dipermudah segala urusannya. “Dan Allah Taala akan melaknat manusia yang memutus silaturahmi.karena itu, silaturahmi sangat penting dan wajib untuk selalu kita pelihara,” katanya mengajak. Mochrizal pun menyerukan seluruh umat Islam di Kabupaten Mempawah untuk selalu berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Taala. Hal itu dengan selalu menjalankan seluruh perintah dan menjauhi segala larangan Allah. Mochrizal menyebut iman dan takwa manusia tidak stabil. Kadang baik, tak jarang pula menurun. “Maka cara menjaga iman dan takwa kepada Allah Taala adalah dengan menjalankan ibadah-ibadah wajib dan sunah serta menghadiri majelis-majelis ilmu,” ucapnya mengingatkan. Karena itu, Mochrizal berpesan kepada seluruh jemaah yang hadir dalam kegiatan safari fajar terus meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah Taala. Termasuk dengan mengajak keluarga dan masyarakat di lingkungannya untuk selalu berbuat kebajikan. “Kita juga diperintahkan untuk melaksanakan amal makruf nahi mungkar. Melaksanakan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Tentu dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan di sekeliling kita.” Tak lupa Mochrizal menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah dan seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah jika selama menjalankan tugas selaku aparatur sipil negara belum memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Saya telah berupaya bekerja maksimal memberikan yang terbaik untuk membangun daerah dan melayani masyarakat Kabupaten Mempawah. Jika ada kesalahan dan kekhilafan, saya mohon agar dimaafkan,” ucapnya.(Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah