Setiap Desa Bangun Pasar Rakyat

  • BY DAVID
  • ON 08 JANUARI 2018
https://www.mempawahkab.go.id/public/uploads/images/posts/mPosts_7047914120_pasar_rakyat_Berita.jpgMEMPAWAH, HUMAS – Saat ini, di Kabupaten Mempawah ada 36 pasar rakyat yang dibangun pemerintah dan swasta. Dari jumlah itu, hanya 11 pasar yang dibangun dengan dana pemerintah.  Sehingga masih banyak desa yang belum memiliki pasar yang layak dan tertata dengan baik. Hal itu diungkapkan Bupati Ria Norsan saat meresmikan lokasi kuliner Pasar Rakyat Jungkat, akhir Desember lalu. Menurut Norsan, peranan dan keberadaan pasar sangat vital dalam menjamin kelancaran distribusi barang kepada masyarakat selaku konsumen. Semakin banyak pasar dibangun, semakin lancar pula distribusi barang di masyarakat. Karena itu, Norsan menyebut Pemerintah Kabupaten Mempawah selalu berupaya memacu pembangunan pasar-pasar rakyat. “Bila perlu setiap desa di Kabupaten Mempawah memiliki satu pasar rakyat. Sehingga akses distribusi barang semakin mudah dan lancar,” ujarnya. Bupati Mempawah dua periode ini memuji Pemerintah Kecamatan Siantan dan Desa Jungkat yang komit membangun dan menjaga fasilitas pasar rakyat. Bahkan saat ini Desa Jungkat telah memiliki sejumlah pasar rakyat yang modern dengan berbagai fasilitas yang memadai. Norsan mengungkapkan kini Desa Jungkat telah mempunyai tiga lokasi pasar rakyat, yakni pusat pertokoan swasta, pasar rakyat Pangkalan Mas yang dibangun sejak tahun 2015 dan pasar rakyat Jungkat yang dibangun 2016, serta pasar ikan yang telah mendapatkan penataan dari pemerintah. Norsan pun mengapresiasi langkah Badan Usaha Milik Desa Jungkat yang berinisiatif mengelola lokasi kuliner di Pasar Rakyat Jungkat. Menurut dia, inisiatif tersebut sangat baik dalam upaya pengembangan pasar  ke depan. “Saya apresiasi anggota BUMDes dan aparatur Desa Jungkat yang telah memprakarsai pengelolaan pasar rakyat Jungkat. Terutama mengelola lantai atas pasar untuk lokasi kuliner. Lokasinya strategis, karena aksesnya langsung menuju jalan raya sehingga memudahkan masyarakat pengunjung,” tuturnya. Pada kesempatan itu Ria Norsan meminta semua elemen masyarakat agar menciptakan ketertiban dan ikut menjaga keberadaan pasar. Sebab pasar rakyat juga memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan perekonomian masyarakat dan pedagang setempat. “Saya minta seluruh pedagang yang menempati kios-kios pasar rakyat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keteraturan dan kebersihan lingkungan pasar. Agar pasar rakyat ini menjadi tempat berbelanja yang aman dan nyaman bagi para konsumen masyarakat Desa Jungkat dan sekitarnya,” ujarnya. Kepada para pedagang, Norsan meminta untuk memanfaatkan lokasi dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan pedagang makanan untuk tidak lagi berjualan di areal parkir pasar. “Karena areal itu digunakan untuk parkir kendaraan masyarakat yang berbelanja,” ucapnya menjelaskan. (Rio)

Tags Terkait

Pemkab Mempawah