42 Tim Bersaing Rebutkan Piala PODSI Mempawah 2026, Tim Sambas Borong Podium Juara
Mempawah, MC – Sebanyak 42 tim dari berbagai daerah di
Kalimantan Barat beradu kecepatan dan ketangkasan dalam Lomba Sampan Bidar
se-Kalimantan Barat untuk memperebutkan Piala PODSI Mempawah Tahun 2026. Ajang
olahraga tradisional yang berlangsung di kawasan Kuala Mempawah, tepatnya di
dermaga Sekolah Al-Fatanah, Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu
(18/10/2026) pagi, itu memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp34,5 juta.
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka sekaligus
melepas para peserta lomba. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu
kemampuan dan strategi di atas air, tetapi juga menjadi momentum untuk
mempererat silaturahmi serta melestarikan tradisi masyarakat yang telah menjadi
bagian dari identitas daerah.
Dalam sambutannya, Juli Suryadi menyampaikan bahwa lomba sampan bidar
merupakan salah satu daya tarik olahraga tradisional yang mampu mengundang
antusiasme masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai lebih
karena turut menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan
antarpeserta dan masyarakat.
“Lomba sampan bidar ini tentunya menjadi magnet bagi masyarakat untuk
menyaksikan. Karena itu, saya meminta seluruh rangkaian perlombaan dapat
berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta tetap menjaga kelancaran
dan keamanan hingga kegiatan selesai,” ujarnya.
Ia menegaskan, tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan perlombaan
harus diimbangi dengan kesadaran seluruh pihak dalam menjaga keamanan,
ketertiban, dan kelancaran kegiatan. Dengan demikian, kompetisi dapat
berlangsung meriah tanpa mengesampingkan keselamatan peserta maupun penonton.
Juli juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang
telah berpartisipasi serta mendukung terselenggaranya Lomba Sampan Bidar Piala
PODSI Mempawah Tahun 2026. Ia berharap setiap peserta dapat menunjukkan
kemampuan terbaik, tetap menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan
perlombaan sebagai sarana mempererat persaudaraan.
“Mari kita jaga sportivitas dan jadikan ajang ini sebagai momentum untuk
bersilaturahmi bagi seluruh peserta,” katanya.
Lebih lanjut, Juli menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah
untuk terus mendukung pengembangan olahraga di daerah. Menurutnya, kompetisi
seperti ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet, mengasah kemampuan,
meningkatkan prestasi, sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk
bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Semoga dari perlombaan ini lahir juara-juara yang mampu berprestasi dan
mengharumkan nama daerah di berbagai ajang ke depannya,” harapnya.
Persaingan antartim akhirnya mengantarkan Indomarine 69 (2) dari Sambas
sebagai juara pertama. Tim JK-85 Selakau (1), yang juga berasal dari Sambas,
menempati posisi kedua, sementara Kemuning Sambas melengkapi podium di
peringkat ketiga.
Dominasi tim asal Sambas berlanjut hingga posisi keempat, yang diraih
Putri Tanjung (1). Sementara itu, Indomarine 69 (1) dari Mempawah menempati
peringkat kelima, disusul Putra Bibsa Polres (1) dari Sambas di posisi keenam.
Berikut hasil lengkap Lomba Sampan Bidar Piala PODSI Mempawah Tahun
2026:
Juara I: Indomarine 69 (2) – Sambas
Juara II: JK-85 Selakau (1) – Sambas
Juara III: Kemuning – Sambas
Juara IV: Putri Tanjung (1) – Sambas
Juara V: Indomarine 69 (1) – Mempawah
Juara VI: Putra Bibsa Polres (1) – Sambas
Melalui penyelenggaraan lomba ini, diharapkan olahraga tradisional
sampan bidar semakin berkembang, tetap lestari di tengah masyarakat, dan mampu
melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama baik daerah di berbagai
kompetisi mendatang.
