Wisuda STAI Mempawah ke-IX, Wabup Juli Suryadi Dorong Lulusan Padukan Nilai Keislaman dengan Kompetensi Digital

Mempawah, MC  – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mendorong para lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah untuk mampu memadukan nilai-nilai luhur keislaman dengan kompetensi digital dan inovasi teknologi dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-IX Program Strata Satu (S1) STAI Mempawah Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (29/10/2026), di Auditorium BP2TD Mempawah.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, Juli menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya. Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan, kerja keras, komitmen, serta pengorbanan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan.

“Hari ini adalah bukti nyata dari komitmen, kerja keras, dan pengorbanan yang telah kalian lalui,” ujarnya.

Juli juga memberikan apresiasi kepada STAI Mempawah yang secara konsisten berperan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, berakhlak mulia, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Mempawah.

Di hadapan para wisudawan, ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti sebatas pencapaian akademis, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah. Karena itu, ilmu yang telah diperoleh hendaknya menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi sesama, bukan semata-mata sebagai sarana mencari penghidupan. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Juli menyoroti perubahan lanskap dunia pendidikan dan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat seiring perkembangan teknologi. Automasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan digitalisasi, menurutnya, bukan lagi sekadar gambaran masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari realitas kehidupan saat ini.

“Namun, ingatlah bahwa teknologi tidak memiliki hati nurani. Di sinilah letak keunggulan kompetitif para wisudawan sebagai lulusan perguruan tinggi Islam,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan individu dengan kemampuan akademis yang baik, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki skills of the future, seperti kemampuan berpikir kritis, adaptabilitas, serta integritas moral yang kuat.

Oleh karena itu, para lulusan STAI Mempawah diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan literasi digital dan inovasi teknologi agar dapat beradaptasi, bersaing, sekaligus memberikan kontribusi positif di tengah perkembangan zaman.

Di samping itu, Juli berpesan agar para wisudawan senantiasa menjaga akhlak, menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua, serta menjadikan keberhasilan pendidikan sebagai awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas.

“Wisudawan harus mampu mengolaborasikan nilai-nilai luhur keislaman dengan literasi digital dan inovasi teknologi, serta hormatilah kedua orang tua,” pesannya.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Pengadilan Agama, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala Kantor Urusan Agama (KUA), perwakilan BUMN dan BUMD, perwakilan perguruan tinggi, para orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.