BAPPERIDA Kabupaten Mempawah Dorong Revitalisasi Kawasan Cagar Budaya Berbasis Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui BAPPERIDA melaksanakan kegiatan Kajian Dampak Revitalisasi Cagar Budaya Berbasis Masyarakat pada tanggal 21 Mei 2026. Kajian ini mengangkat tema “Analisis Sosial Budaya, Lingkungan, dan Potensi Pengembangan Wisata Kawasan Istana Amantubillah dan Makam Habib Husain Mempawah” sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan pengembangan wisata budaya berkelanjutan di Kabupaten Mempawah.

gambar 1

Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi, praktisi pariwisata, ahli cagar budaya, peneliti wisata berbasis lingkungan, serta masyarakat setempat guna membahas strategi revitalisasi kawasan cagar budaya secara kolaboratif dan berbasis masyarakat. Kajian dilakukan melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan fokus pada aspek sejarah, pengelolaan cagar budaya, potensi wisata, hingga tantangan sosial dan lingkungan.

Dalam pemaparan kajian disampaikan bahwa kawasan Istana Amantubillah dan Makam Habib Husain memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang sangat penting bagi masyarakat Mempawah. Kawasan ini tidak hanya menjadi simbol sejarah Kesultanan Mempawah, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya dan religi berbasis lingkungan.

Kajian juga menyoroti berbagai tantangan pengembangan kawasan cagar budaya, seperti risiko banjir dan kerusakan lingkungan, keterbatasan fasilitas wisata, rendahnya minat generasi muda terhadap budaya lokal, serta perlunya penguatan tata kelola kawasan yang memiliki dasar hukum dan sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Selain itu, revitalisasi kawasan cagar budaya dinilai memiliki dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM, wisata edukasi sejarah, ekonomi kreatif, serta penguatan identitas budaya lokal. Namun demikian, pengembangan kawasan juga harus memperhatikan aspek pelestarian nilai sakral, pengendalian dampak lingkungan, dan keberlanjutan budaya masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, BAPPERIDA Kabupaten Mempawah berharap pengembangan kawasan strategis cagar budaya dapat dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, komunitas budaya, pengelola situs, serta masyarakat lokal guna menjaga marwah sejarah Bumi Amantubillah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan pariwisata berkelanjutan.

LINK TERKAIT